Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Menangani Sakit Kepala dan Migrain pada Anak

Menangani Sakit Kepala dan Migrain pada Anak

Anak-anak yang sering sakit kepala dan migrain kadang memiliki penyakit kronis. Persiapan dan langkah ekstra harus dilakukan untuk mengatasi penyakit tersebut. Disarankan untuk langsung menemui dokter spesialis pediatrik dalam sakit kepala dan migrain untuk mengkonsultasikan pengobatan dan tindakan pencegahannya. Selain itu, pemicunya bervariasi dari anak ke anak, yang harus dikenali secara akurat.


Pertama, mengenai masalah kehadiran yang ketat di sebagian besar sekolah yang sulit dihadapi oleh anak-anak dengan penyakit kronis. Selain itu, mayoritas sekolah tidak memiliki toleransi sama sekali terhadap pengobatan, bahkan termasuk obat bebas. Laporan siswa dikeluarkan karena hanya membawa obat ke sekolah bersama mereka adalah hal biasa. Sebelum membuat janji dengan dokter, orang tua disarankan untuk membaca kebijakan sekolah tempat anak tersebut berada. Beberapa sekolah meminta surat atau rekam medis sebagai bukti, jika siswa tidak hadir karena masalah kesehatan. Beberapa sekolah menganggap cuti sakit sebagai cuti biasa dan dalam hal ini kehadiran sangat terpengaruh.


Guru di sekolah juga dapat diberikan obat resep agar dapat memberikan obat kepada anak pada waktu yang ditentukan. Jika demikian, hal-hal seperti lokasi penyimpanan obat dan ketersediaan pengganti harus diperiksa. Selain tidak rutin hadir, anak terkadang tidak dapat mengikuti kegiatan ekstra-kurikuler terutama pendidikan jasmani. Pilihan lain yang memungkinkan harus didiskusikan dengan guru. Biasanya surat rekomendasi dari dokter adalah suatu langkah yang tepat. Kerja sama mereka dapat diminta untuk administrasi obat yang tepat waktu dan untuk perawatan khusus anak. Jika anak itu sendiri sudah cukup dewasa untuk memahami masalahnya, anak tersebut harus dididik tentang cara meminum obat.


Sebagian besar anak kurang mampu menyampaikan masalahnya dengan baik. Situasi ini semakin diperparah karena berbagai jenis sakit kepala. Mereka bisa terkait dengan penyakit kronis, ketegangan, sinus, atau demam. Diagnosis satu-satunya dapat menemukan masalah yang benar. Jika tingkat sakit kepala menjadi lebih sering, seperti lebih dari dua kali sebulan, segera buatlah janji dengan dokter. Anak-anak yang lebih kecil merasa lebih sulit untuk menjelaskan masalahnya. Jika mereka menjadi rewel, gelisah, menjengkelkan, lelah, mengalami gangguan tidur, dan tidak makan dengan benar, maka masalah pasti ada. Sebagian besar anak mengeluh sakit kepala selama ujian karena stres yang meningkat. Tujuh puluh lima persen anak mengalami sakit kepala karena ketegangan. Jika demikian, pendidikan manajemen stres, bersama dengan konseling, harus diberikan kepada anak tersebut.


Sakit kepala juga bisa menjadi indikasi masalah lain. Jadi, diagnosis menyeluruh sangat dianjurkan. Riwayat kesehatan anak sebelumnya memberikan petunjuk penting. Sebelum janji dengan dokter, catatan dapat dibuat setelah merujuk pada riwayat kesehatan. Menyimpan catatan tentang frekuensi sakit kepala anak, lokasi nyeri, waktu terjadinya, gejala, dll. Juga membantu. Jika bukan karena sakit, sakit kepala juga bisa jadi akibat cedera kepala. Terkadang, sakit kepala bisa turun-temurun, seperti pada kasus migrain.


Sakit kepala juga dapat disebabkan karena infeksi, masalah penglihatan, tekanan darah yang aneh, masalah neurologis, kelemahan otot, keseimbangan telinga yang tidak tepat, atau masalah serius seperti tumor, pembekuan darah, dll. Jika dokter tidak dapat mendiagnosis masalah tersebut , ia dapat merujuk anak tersebut ke spesialis sakit kepala atau ahli saraf. 


Tes seperti CT scan atau MRI dilakukan jika ada masalah yang serius. Setelah diagnosis, dokter akan meresepkan obat. Menurut sebuah penelitian, anak-anak yang menghadapi sakit kepala dan migrain mengambil overdosis obat-obatan yang dijual bebas untuk meredakan nyeri segera. Dalam beberapa kasus, orang tua tidak mengerti tentang situasi ini. Praktik ini berisiko dan kebanyakan anak di atas enam tahun terlibat dalam kasus seperti itu.

Berlangganan via Email