Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Widget Atas Posting

Masalah Musim Panas yang Umum Terjadi pada Bayi dan Cara Mencegahnya

Masalah Musim Panas yang Umum Terjadi pada Bayi dan Cara Mencegahnya

Anak-anak cenderung menjadi rewel terutama di sekitar musim panas karena masalah kesehatan umum termasuk dehidrasi, sengatan matahari, dan sengatan panas.

Sebagai orang tua, ini adalah waktu di mana Anda harus selalu waspada dan memenuhi kebutuhan bayi Anda.

Juga, gagasan untuk menjaga mereka di dalam ruangan tidak lagi dapat dijalankan karena siapa yang tidak suka keluar dan menikmati kebebasan mereka, bukan?

Begitu pula anak-anak Anda!

Dr Santosh N, MBBS, MD, Konsultan Neonatologis & Dokter Anak, Apollo Cradle, Bangalore, memiliki beberapa tip hebat yang dapat Anda terapkan dalam kehidupan nyata dan menyelamatkan diri Anda dan bayi Anda dari masalah yang berhubungan dengan kesehatan di musim panas ini:

1. Dehidrasi

Ini adalah salah satu kondisi terkait kesehatan musim panas yang paling umum dialami anak-anak. Dianjurkan untuk menjaganya tetap terhidrasi dan pastikan Anda terus memberi mereka cairan.

Gejala:

Beberapa gejala dehidrasi termasuk bibir dan lidah kering, mual, kelelahan, pusing, kram kaki dan lengan, dll.

Apa yang harus dilakukan:

Pastikan Anda bereksperimen dengan berbagai jenis 'cairan sehat' sepanjang hari termasuk limun, air kelapa, jus segar, dan buttermilk.

Juga pastikan Anda menyimpan ORS sachet di dalam tas dan tetap memberi makan si kecil dengan campuran garam, gula, dan air.

2. Terbakar sinar matahari

Kulit terbakar matahari dan berjemur adalah dua kondisi yang sangat berbeda. Karena anak-anak memiliki kulit yang sangat sensitif, mereka mulai mengembangkan lepuh merah (kulit terbakar) saat terkena sinar matahari. 

Apa yang harus dilakukan:

Aloe Vera adalah produk yang sangat mendinginkan dan menenangkan. Oleh karena itu, disarankan untuk mengoleskan gel lidah buaya pada kulit yang terbakar agar cepat sembuh.

Pastikan bahwa anak-anak Anda tidak keluar rumah pada jam sibuk yaitu setelah jam 10 pagi sampai jam 4 sore.

Jika Anda memiliki anak yang agak aktif, pastikan Anda mengoleskan tabir surya pada bagian tubuh yang terkena sinar matahari.

3. Infeksi di mata

Selama musim panas, panas kering yang dikombinasikan dengan serbuk sari (iritan) di atmosfer dapat membuat mata terlihat bengkak dan menyebabkan infeksi. Dalam kasus infeksi mata, anak-anak mulai menggosok mata mereka yang selanjutnya dapat menyebabkan konjungtivitis.

Apa yang harus dilakukan:

Mencuci tangan setelah keluar dari luar / setelah ke kamar kecil harus menjadi aturan di rumah. Juga, pastikan tangan Anda bersih dan dicuci setelah membersihkan mata anak.

Pastikan handuk tangan yang digunakan di rumah dicuci secara teratur agar infeksi tidak menular.

4. Infeksi jamur

India memiliki iklim yang sangat ekstrim, musim panas mulai dari panas yang sangat kering hingga sangat lembap.

Akibatnya, anak tersebut mungkin mengalami infeksi jamur di area seperti ketiak, sela-sela jari kaki, dan selangkangan serta mengalami kemerahan dan gatal pada kulit.

Apa yang harus dilakukan:

Bedak secara teratur dan pastikan Anda mengganti popok bayi sesering mungkin.

Jika bayi mengalami ruam, lepaskan pakaian dan biarkan dia rileks.

Untuk mengurangi kemerahan, bekas gatal di tubuh, bisa menggunakan minyak kelapa, dan / atau krim ruam popok.

Jadi sekarang kita tahu tentang beberapa masalah kesehatan umum musim panas yang mungkin diderita anak-anak kita, mari kita pastikan bahwa kita mengikuti tip-tip ini, menjaga anak-anak kita, dan mendapatkan musim panas terbaik!

Posting Komentar untuk "Masalah Musim Panas yang Umum Terjadi pada Bayi dan Cara Mencegahnya"

Berlangganan via Email