Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Widget Atas Posting

Makanan yang Dapat Membantu ASI Menjadi Berkualitas

Makanan yang Dapat Membantu ASI Menjadi Berkualitas

Banyak ibu menyusui yang bertanya-tanya apakah makanan yang mereka makan akan mempengaruhi ASI mereka. Mungkin Anda pernah bertanya-tanya apakah perlu menghindari makanan tertentu untuk mencegah masalah pencernaan atau alergi pada bayi Anda. Atau mungkin Anda bertanya-tanya apakah Anda perlu makan makanan khusus untuk membuat jumlah ASI yang tepat atau kualitas yang terbaik untuk bayi Anda.

Berikut kami sudah merangkum beberapa makanan yang dapat membantu ASI seorang ibu menyusui menjadi kental dan berkualitas. Yuk mari kita simak!

1. Alpukat
Alpukat adalah sumber nutrisi bagi ibu menyusui. Keluhan terbanyak ibu menyusui adalah mereka seringkali sangat lapar karena meningkatnya kebutuhan kalori untuk menyusui dan hanya memiliki sedikit waktu untuk menyiapkan dan makan. Alpukat mengandung hampir 80 persen lemak dan membantu menjaga perasaan kenyang selain menyediakan lemak yang menyehatkan bagi tubuh Anda. Alpukat juga merupakan sumber vitamin K, vitamin B, asamfolat, kalium, vitamin C, dan vitamin E.

2. Kacang
Sumber nutrisi lain, kacang kaya akan mineral esensial seperti zat besi, kalsium, dan seng serta vitamin K dan B. Tahukah anda bahwa kacang juga merupakan sumber asam lemak esensial dan protein sehat. Di luar kandungan nutrisinya yang fenomenal, kacang-kacangan juga dianggap sebagai makanan laktogenik di banyak belahan dunia. Meskipun ada sedikit bukti klinis untuk mendukung penggunaan kacang-kacangan sebagai galaktagog, kacang telah digunakan dalam pengobatan tradisional selama beberapa generasi, terutama Almond.

3. Jamur
Jamur biasanya tidak dianggap sebagai makanan laktogenik, tetapi jenis jamur tertentu merupakan sumber polisakarida beta-glukan yang baik, yang dianggap sebagai agen laktogenik utama yang bertanggung jawab atas sifat galaktagog dari barley dan gandum. Karena barley dan oat telah membuktikan kekuatan laktogenik, tidaklah berlebihan untuk menyimpulkan bahwa makanan lain yang tinggi beta-glukan seperti jamur akan memiliki efek laktogenik yang sama.

4. Sayuran
Di Thailand, garis pertahanan pertama seorang ibu terhadap suplai susu yang rendah adalah konsumsi sayuran. Meskipun belum ada penelitian yang dipublikasikan saat ini tentang sifat laktogenik dari sayuran, mengonsumsi lebih banyak sayuran bermanfaat bagi kesehatan Anda sementara juga membentuk kebiasaan makan yang baik untuk dikonsumsi oleh bayi Anda ketika ia mulai  makan makanan padat sekitar usia enam bulan.

Sayuran juga terbukti mengandung fitoestrogen yang memiliki efek positif pada produksi susu. Ini mungkin kunci untuk memahami kekuatan laktogenik mereka. Banyak ibu yang khawatir mengonsumsi sayuran seperti brokoli atau kubis akan meningkatkan gas pada perut bayi dan kerewelan pada bayi mereka. Namun, ini tidak benar: Porsi karbohidrat dari sayuran ini, yang dapat menyebabkan gas, tidak dapat berpindah ke dalam ASI.

Dan yang terakhir sertakan juga makanan berprotein agar ASI semakin berkualitas. Dalam waktu 2-3 kali sehari seperti daging, unggas, ikan, telur, susu, dan biji-bijian. Makan tiga porsi sayuran, termasuk sayuran hijau setiap hari. Makan dua porsi buah per hari. Sertakan biji-bijian seperti roti gandum, pasta, sereal, dan oatmeal dalam makanan harian Anda.

Posting Komentar untuk "Makanan yang Dapat Membantu ASI Menjadi Berkualitas"

Berlangganan via Email