Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Cara Menerapkan Disiplin yang Positif tanpa Menyakiti Anak Anda

Cara Menerapkan Disiplin yang Positif tanpa Menyakiti Anak Anda

Anak-anak tampaknya selalu menemukan cara untuk 'menekan tombol' pada waktu-waktu tertentu dan benar-benar mencoba kesabaran kita. Sangat mudah untuk merasa kesal, sedih, marah, bingung dan sakit hati. Pada saat-saat inilah keterampilan mengasuh anak kita benar-benar diuji, dan sangat penting bagi kita untuk mempertahankan sikap yang baik tetapi tegas ketika harus membagikan disiplin. Dan hadapi saja - tidak ada dari kita yang ingin menyakiti anak kita dengan pelecehan fisik atau verbal. Kita tentunya ingin mengajari anak bahwa hal-hal seperti itu salah, dan menghukum tindakan yang tidak pantas atau tidak pantas dengan berteriak atau memukul adalah munafik.

Tujuan kita mendisiplinkan anak adalah untuk mengajar mereka bertanggung jawab, kooperatif, baik hati dan hormat. Cara terbaik untuk mengajarkan ini adalah dengan selalu tetap konsisten, menindaklanjuti dengan hukuman yang sama untuk kesalahan yang sama, dan mendiskusikan disiplin dengan anak Anda secara terbuka dan jujur ​​setelahnya.

Ingatlah selalu bahwa usia, tingkat kedewasaan, dan temperamen anak Anda harus selalu dipertimbangkan saat menerapkan tindakan disipliner tertentu. Tindakan pendisiplinan harus didiskusikan dan dipahami terlebih dahulu agar anak tahu apa yang akan mereka terima ketika mereka berperilaku tidak baik dan mudah-mudahan memilih jalan yang tepat untuk menghindarinya. Dan yang terpenting, ingatlah bahwa yang tidak Anda sukai bukanlah anak kecil; itu adalah perilaku, tindakan, atau kesalahan yang dipilihnya.

Jika perlu, beri diri Anda 'waktu istirahat' singkat sebelum merespons dengan disiplin yang sesuai. Kadang-kadang kita membutuhkan waktu istirahat sejenak sebelum menangani kesalahan anak-anak kita untuk menghindari kesalahan kita sendiri. Berteriak dan memukul seharusnya tidak akan pernah menjadi pilihan.

Tetap berpikiran terbuka sebagai orang tua, dan bersedia untuk belajar dengan dan dari anak Anda. Kita semua membuat kesalahan dan penting untuk disadari bahwa tidak setiap bentuk disiplin berlaku untuk setiap anak. Anak-anak sama uniknya dengan orang dewasa, dan bentuk disiplin harus disesuaikan dengan kebutuhan individu baik orang tua maupun anak. Tetapi dengan sedikit pemikiran ke depan, kesabaran, ketegasan, cinta dan pengertian, disiplin dapat memiliki hasil yang positif untuk semua yang terlibat.

Berlangganan via Email